

Lampung Fair 2010, sebagai Kegiatan sosialalisasi kemajuan program pembangunan yang dicapai, disajikan dalam sebuah ajang perayaan tahunan terbesar di Sumatra atau The Biggest exhibition Of Sumatra, bertujuan antara lain sebagai ajang transaksi terkait investasi dan perdagangan, ajang promosi serta hiburan dengan tema “ Lampung Sebagai Mulut Naga Sumatra”
Marketing Menejer Lampung Fair 2010 dari Munti events selaku Event Organizer Lampung Fair –IS HARYANTO, saat audiensi dengan Asisten bidang Ekubang sekda Propinsi Lampung – SUTONO hari ini (14/05) juga mengatakan, Lampung Fair 2010 sebagai pengembangan Pameran Pembangunan Propinsi Lampung ini sebagai kolaborasi multi event, seperti Marketing Gathering, Sumatra Devolepment Summit, Bussines expo, Kemulau Sumatra, Rekor Muri Tenaga Surya, Lampung Food Expo, Book Fair, Pagelaran seni dan Baudaya, Modifikasi Oyomoyif kontes serta Open Air show yang menampilkan Band papan atas tanah air seperti ST 12, Hijau Daun, Kangen Band, ungu, Kotak dan Netral.
Lampung Fair 2010, ditambahkan Manajer Promosi dan Pencitraan LF 2010 –RIZKI FACHRIAN SJAH, ditargetkan akan memboyong penghargaan Museum Rekor Indonesia –MURI- dengan prestasi kegiatan pertama di Indonesia yang menggunakan energy tenaga surya disetiap Roodernya, dengan menempatkan 300 Solar Home System –SHS- di setiap roodernya dari 3.000 SHS bantuan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan energy, Kementrian Energy dan Sumber daya Mineral.
Dalam pada itu, asisten bidang ekubang SUTONO menegaskan, Pemrintah Propvinsi lampung dalam penyelenggaraan LF 2010 ini, tidak mengeluarkan dana sepeserpun, karena biaya untuk penyelenggaraan pameran terbesar secara kualitas di tanah Air ini, murni di bebankan kepada Event Organizer Munti events, yang justru memberikan masukkan kepada Dinas Pendapatan daerah dari sector pajak hiburan.
SUTONO juga menjelaskan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, LF 2010 yang akan berlangsung dari tanaggal 23 Juli hingga 6 Agustus 2010 ini membebani pengunjung Rp. 2.000,- setiap hari Senin- hingga Jum’at dan Sabtu – Minggu Rp. 5.000,- dengan suguhan Panggung Hiburan Band Papan Atas di Tanah air, dan menjamin bebas dari tukang parkir liar dan copet , yang selama ini menjadi momok pengunjung.(Sumber data : http://www.rribandarlampung.co.id/?p=1082)




